SMP PIRI Ngaglik Sleman yang berdiri pada tahun 1965 hingga saat ini telah berusia 41 tahun. Seumpama manusia pada usia ini seseorang telah mampu menunjukkan kedewasaan barfikir. Sebagai Lembaga pendidikan yang berada di lingkungan yang perkembangannya sangat cepat, dituntut mampu menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan kemajuan jaman. Untuk itulah perkembangan masyarat mutlak harus diperhatikan.
Kaitannya dengan peta sekolah SMP PIRI Ngaglik dikelilingi beberapa sekolah yang berfungsi sebagai kompetitor dan sumber input. Sebelah timur ada SD Gambiranom, SD Bhakti Karya dan SMP N 1 Depok. Sebelah Selatan ada SD Kentungan dan SMP N 5 Depok serta MTs Umul Quro. Sebelah Barat ada SD Muhamadiyah Kayen, SD Dayu Harjo, MTs N Babadan Baru, dan SMP N 4 Ngaglik. Sebelah Utara ada SD Gentan 1 dan 2, SMP Hamong Putra, dan SMP N 2 Ngaglik.
Kondisi sosial masyarakat menunjukkan adanya pergeseran dari masyarakat agraris ke masyarakat industri. Hal ini diketahui dari menurunnya mata pencaharian orangtua sebagai petani yang cenderung menurun, dan profesi pekerja atau buruh mengalami peningkatan. Perkembangan pemukiman yang sangat pesat di Sleman dan khususnya di sekitar jalan Kaliurang menunjukkan perkembangan yang positif sebagai indikator perubahan taraf hidup masyarakat. Keadaan ini menuntut tersedianya lembaga pendidikan yang lebih baik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern. Tidak bisa dipungkiri Yogyakarta sebagai kota pelajar, menjadi daya tarik bagi sebagian masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Kota Yogyakarta. Keadaan ini mengakibatkan munculnya kebanggaan jika anaknya bersekolah di Yogyakarta. Adanya pembatasan penerimaan siswa baru dari luar daerah, menambah kecenderungan masyarakat untuk seawal mungkin menyekolahkan anaknya di kota dengan harapan tidak terkena kuota anak luar daerah. SMP PIRI Ngaglik yang berlokasi 200 meter timur jalan Kaliurang, suasananya sangat tenang, tidak terganggu oleh bisingnya kendaraan jurusan Yogyakarta Kaliurang. Dengan diapit oleh saluran air dan sungai yang dalam, menjamin sekolah terbebas dari banjir dan terbebas dari kekurangan air. Berdekatan dengan SMK PIRI Sleman menambah fasilitas eksternal yang dapat digunakan sebagai media belajar. Otonomi daerah yang berimbas pada otonomi pendidikan dan lebih khusus lagi otonomi sekolah, menantang sekolah-sekolah untuk kreatif menerapkan MBS agar mampu menjadi sekolah unggulan. SMP PIRI Ngaglik telah berhasil menunjukkanya di bidang ekstra kurikuler dengan meraih kejuaraan di berbagai kegiatan. Semakin besarnya anggaran pemerintah untuk pendidikan, telah dirasakan oleh sekolah dengan diterimanya berbagai bantuan telah mampu memperbaiki fasilitas sekolah dan meningkatkan mutu sekolah. Bantuan tersebut telah berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat yang dibuktikan dengan bertambahnya jumlah rombongan belajar dari 6 pada tahun 2000/2001menjadi 10 rombel pada tahun 2005/2006. Sebagai sekolah yang berhasil dalam ujicoba sekolah efektif, saat ini banyak dikunjungi tamu dari berbagai Negara antara lain Amerika, Belanda, Pakistan India, Suriname, Trinidad, Tanzania, Columbia, Thailand, Kamboja, dan yang paling sering dari Australia karena sekolah bekerjasama dengan Tallangatta Secondary College Victoria sebagai Sister School. Selain itu juga dikunjungi delegasi studi banding dari Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan dari Propinsi Banten.
|